<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: PENYIMPANGAN – PENYIMPANGAN ABU SANGKAN (2)</title>
	<atom:link href="http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-2/</link>
	<description>Just another Salafy.ws weblog</description>
	<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 01:17:21 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: imam</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-2/#comment-35</link>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2009 03:25:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=169#comment-35</guid>
		<description>Al-Qur'an dan as-Sunnah adalah ajaran yang sempurna jadi akan tetap relevan sampai akhir zaman. Saya sepakat dengan tulisan Ust yg paragraf pertama namun pada paragraf terakhir saya agak keberatan. Terutama Karto suwiryo, yang saya ketahui beliau tidak demikian. Coba Ust lihat kembali buku2 sejarah yang sekarang! sebenarnya komentar saya yg di atas untuk menaggapi tulisan Ust Abu Umamah yg mengkritik Abu Sangkan. Menurut Anda??????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Al-Qur&#8217;an dan as-Sunnah adalah ajaran yang sempurna jadi akan tetap relevan sampai akhir zaman. Saya sepakat dengan tulisan Ust yg paragraf pertama namun pada paragraf terakhir saya agak keberatan. Terutama Karto suwiryo, yang saya ketahui beliau tidak demikian. Coba Ust lihat kembali buku2 sejarah yang sekarang! sebenarnya komentar saya yg di atas untuk menaggapi tulisan Ust Abu Umamah yg mengkritik Abu Sangkan. Menurut Anda??????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imam</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-2/#comment-34</link>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 08:45:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=169#comment-34</guid>
		<description>Saya melihat dua hal dalam hal ini, bahwa ust hanya memahami dalil hanya melihat secata tekstual tapi mengenyampingkan kajian kontekstual (hakikat). Kedua, kita mudah terjebak dalam fonis yang berlebihan kepada sesama Muslim. Dan saya melihat, kutipan anda tidak bisa lepas dari tokoh/Ibnu taimiyah yang nota bene-nya banyak fatwanya yang sekarang gk bisa dijadikan rujukan/tidak relefan lagi. untuk lebih jelas lihat buku-buku KH. Rirajuddin Abas. Wassalam...




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;abu salafy 10-&#62;&#62;&lt;/strong&gt;

&lt;strong&gt;بسم الله الرحمن الرحيم&lt;/strong&gt;

Kalau begitu, antum menganggap al-Qur'an dan as-Sunnah sudah tidak relevan lagi d0nk??? &lt;strong&gt;Karena Syaikhul Islam Ibn Taimiyah membantah ahlul bid'ah dan ahlul ahwa bahkan agama Syi'ah berdasar al-Qur'an dan as-Sunnah&lt;/strong&gt;
Antum jangan ambil ilmu dari orang yang &lt;strong&gt;majhul&lt;/strong&gt; (tidak dikenal) &lt;strong&gt;ruwaibidhoh&lt;/strong&gt; (orang kecil lagi hina) seperti dia itu, dia berusaha memisahkan ummat dengan ulamanya. Spertinya dia &lt;strong&gt;sudah berhasil meracuni pikiran dan hati antum&lt;/strong&gt; Coba antum mengenali Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mulai dari &lt;a href="http://haulasyiah.wordpress.com/2009/02/04/sejarah-hidup-syaikhul-islam-ibnu-taimiyah/" rel="nofollow"&gt;sejarah hidupnya&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://haulasyiah.wordpress.com/2009/02/06/sumbangsih-ibnu-taimiyah-terhadap-islam-dan-muslimin/" rel="nofollow"&gt;sumbangsihnya terhadap Islam&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://haulasyiah.wordpress.com/2009/02/12/syaikhul-islam-ibnu-taimiyah-keutamaannya-dalam-ilmu-tafsir-2/" rel="nofollow"&gt;keutamaannya dalam ilmu tafsir&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://haulasyiah.wordpress.com/2009/03/01/pujian-para-ulama-terhadap-syaikhul-islam-ibnu-taimiyah/" rel="nofollow"&gt;pujian para ulama terhadapnya
&lt;/a&gt;. 
Lebih baik antum sibukkan diri antum membaca karya-karya  Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah,dari pada mengikuti pencela-pencelanya. &lt;strong&gt;والله أعـلــم&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya melihat dua hal dalam hal ini, bahwa ust hanya memahami dalil hanya melihat secata tekstual tapi mengenyampingkan kajian kontekstual (hakikat). Kedua, kita mudah terjebak dalam fonis yang berlebihan kepada sesama Muslim. Dan saya melihat, kutipan anda tidak bisa lepas dari tokoh/Ibnu taimiyah yang nota bene-nya banyak fatwanya yang sekarang gk bisa dijadikan rujukan/tidak relefan lagi. untuk lebih jelas lihat buku-buku KH. Rirajuddin Abas. Wassalam&#8230;</p>
<blockquote><p><strong>abu salafy 10-&gt;&gt;</strong></p>
<p><strong>بسم الله الرحمن الرحيم</strong></p>
<p>Kalau begitu, antum menganggap al-Qur&#8217;an dan as-Sunnah sudah tidak relevan lagi d0nk??? <strong>Karena Syaikhul Islam Ibn Taimiyah membantah ahlul bid&#8217;ah dan ahlul ahwa bahkan agama Syi&#8217;ah berdasar al-Qur&#8217;an dan as-Sunnah</strong><br />
Antum jangan ambil ilmu dari orang yang <strong>majhul</strong> (tidak dikenal) <strong>ruwaibidhoh</strong> (orang kecil lagi hina) seperti dia itu, dia berusaha memisahkan ummat dengan ulamanya. Spertinya dia <strong>sudah berhasil meracuni pikiran dan hati antum</strong> Coba antum mengenali Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mulai dari <a href="http://haulasyiah.wordpress.com/2009/02/04/sejarah-hidup-syaikhul-islam-ibnu-taimiyah/" rel="nofollow">sejarah hidupnya</a>, <a href="http://haulasyiah.wordpress.com/2009/02/06/sumbangsih-ibnu-taimiyah-terhadap-islam-dan-muslimin/" rel="nofollow">sumbangsihnya terhadap Islam</a>, <a href="http://haulasyiah.wordpress.com/2009/02/12/syaikhul-islam-ibnu-taimiyah-keutamaannya-dalam-ilmu-tafsir-2/" rel="nofollow">keutamaannya dalam ilmu tafsir</a>, <a href="http://haulasyiah.wordpress.com/2009/03/01/pujian-para-ulama-terhadap-syaikhul-islam-ibnu-taimiyah/" rel="nofollow">pujian para ulama terhadapnya<br />
</a>.<br />
Lebih baik antum sibukkan diri antum membaca karya-karya  Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah,dari pada mengikuti pencela-pencelanya. <strong>والله أعـلــم</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dani</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-2/#comment-24</link>
		<dc:creator>dani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 17:05:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=169#comment-24</guid>
		<description>apa saja bid'ah yg telah dilakukan oleh Sayyid Quthub dan imam samudra..? mohon penjelasannya......




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;abu salafy 01-&#62;&#62;&lt;/strong&gt;

Mereka mengkafirkan (jamaah takfiri) pemerintahan kaum muslimin secara keseluruhan, baik yang sudah menegakan hukum Islam (KSA), apalagi yang masih memakai hukum buatan manusia (hukum positif). Karena tidak sepemikiran dengan mereka, mereka akan mudah menumpahkan darah kaum muslimin, contoh yg paling nyata bom-bom yang meledak susul-menyusul di-negeri tercinta ini. Yang paling mengerikan Bom Bali I. Berapa banyak umat Islam yang jadi korban kebiadaban mereka? Mereka dengan enteng berkata:"Korban orang Islam &lt;strong&gt;sudah kami tebus dengan puasa 2 bulan ber-turut2&lt;/strong&gt;." &lt;strong&gt;Memangnya mereka menyetubuhi isterinya disiang hari dibulan Ramadhan?&lt;/strong&gt; Malah Amrozi (watu diwawancarai ANTV) sambil cengengesan berkata:"Harusnya korbannya 1000," begitu murah nyawa orang Islam dimata mereka.

Fiman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

&lt;strong&gt;وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيْهَا وَغَضِبَ اللهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيْمًا&lt;/strong&gt;
&lt;strong&gt;“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan melaknatnya serta menyediakan adzab yang besar baginya.”&lt;/strong&gt;(An-Nisa: 93) 

Beliau shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

&lt;strong&gt;أَتَدْرُوْنَ مَا الْمُفْلِسُ؟ قَالُوْا: الْمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ. فَقَالَ: إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ، وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا، فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ. فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ، أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ&lt;/strong&gt;

&lt;strong&gt;“Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?”&lt;/strong&gt; Mereka menjawab:&lt;strong&gt; “Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta/barang.”&lt;/strong&gt; Rasulullah bersabda: &lt;strong&gt;“Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat. Namun ia juga datang dengan membawa dosa kedzaliman.&lt;/strong&gt; Ia pernah mencerca si ini, menuduh tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si anu, &lt;strong&gt;menumpahkan darah orang&lt;/strong&gt; ini dan memukul orang itu. Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini, si anu dan si itu. Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi-bagikan kepada orang-orang yang didzaliminya sementara belum semua kedzalimannya tertebus, diambillah kejelekan/kesalahan yang dimiliki oleh orang yang didzaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam neraka.” (HR. Muslim no. 6522)

Lihatlah sejarah pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan jamaah takfir di-Indonesia seperti KARTO SUWIRYO dengan DI/TII, NII, KAHAR MUZAKAR, PRRI/PERMESTA, dan yang paling akhir GAM, Apa yang mereka dapatkan??? 
1). Yang nampak adalah kehancuran umat Islam itu sendiri.
2). Juga kehancuran diri mereka sendiri.
Untuk lebih jelasnya antum bisa buka situs ini:

&lt;a href="http://firqatunnajiyah.wordpress.com/2009/02/20/bahaya-pemikiran-sayyid-quthub/#more-413" rel="nofollow"&gt;http://firqatunnajiyah.wordpress.com/&lt;/a&gt;
http://jihadbukankenistaan.com/&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apa saja bid&#8217;ah yg telah dilakukan oleh Sayyid Quthub dan imam samudra..? mohon penjelasannya&#8230;&#8230;</p>
<blockquote><p><strong>abu salafy 01-&gt;&gt;</strong></p>
<p>Mereka mengkafirkan (jamaah takfiri) pemerintahan kaum muslimin secara keseluruhan, baik yang sudah menegakan hukum Islam (KSA), apalagi yang masih memakai hukum buatan manusia (hukum positif). Karena tidak sepemikiran dengan mereka, mereka akan mudah menumpahkan darah kaum muslimin, contoh yg paling nyata bom-bom yang meledak susul-menyusul di-negeri tercinta ini. Yang paling mengerikan Bom Bali I. Berapa banyak umat Islam yang jadi korban kebiadaban mereka? Mereka dengan enteng berkata:&#8221;Korban orang Islam <strong>sudah kami tebus dengan puasa 2 bulan ber-turut2</strong>.&#8221; <strong>Memangnya mereka menyetubuhi isterinya disiang hari dibulan Ramadhan?</strong> Malah Amrozi (watu diwawancarai ANTV) sambil cengengesan berkata:&#8221;Harusnya korbannya 1000,&#8221; begitu murah nyawa orang Islam dimata mereka.</p>
<p>Fiman Allah Subhanahu wa Ta’ala:</p>
<p><strong>وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيْهَا وَغَضِبَ اللهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيْمًا</strong><br />
<strong>“Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan melaknatnya serta menyediakan adzab yang besar baginya.”</strong>(An-Nisa: 93) </p>
<p>Beliau shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p><strong>أَتَدْرُوْنَ مَا الْمُفْلِسُ؟ قَالُوْا: الْمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ. فَقَالَ: إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ، وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا، فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ. فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ، أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ</strong></p>
<p><strong>“Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?”</strong> Mereka menjawab:<strong> “Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta/barang.”</strong> Rasulullah bersabda: <strong>“Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat. Namun ia juga datang dengan membawa dosa kedzaliman.</strong> Ia pernah mencerca si ini, menuduh tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si anu, <strong>menumpahkan darah orang</strong> ini dan memukul orang itu. Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini, si anu dan si itu. Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi-bagikan kepada orang-orang yang didzaliminya sementara belum semua kedzalimannya tertebus, diambillah kejelekan/kesalahan yang dimiliki oleh orang yang didzaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam neraka.” (HR. Muslim no. 6522)</p>
<p>Lihatlah sejarah pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan jamaah takfir di-Indonesia seperti KARTO SUWIRYO dengan DI/TII, NII, KAHAR MUZAKAR, PRRI/PERMESTA, dan yang paling akhir GAM, Apa yang mereka dapatkan???<br />
1). Yang nampak adalah kehancuran umat Islam itu sendiri.<br />
2). Juga kehancuran diri mereka sendiri.<br />
Untuk lebih jelasnya antum bisa buka situs ini:</p>
<p><a href="http://firqatunnajiyah.wordpress.com/2009/02/20/bahaya-pemikiran-sayyid-quthub/#more-413" rel="nofollow">http://firqatunnajiyah.wordpress.com/</a><br />
<a href="http://jihadbukankenistaan.com/" rel="nofollow">http://jihadbukankenistaan.com/</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
