<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: PENYIMPANGAN – PENYIMPANGAN ABU SANGKAN (3)</title>
	<atom:link href="http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/</link>
	<description>Just another Salafy.ws weblog</description>
	<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 01:15:29 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
		<item>
		<title>By: ana</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/#comment-340</link>
		<dc:creator>ana</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 00:53:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=172#comment-340</guid>
		<description>ya....ana setuju..nabi musa as aja diperintah Allah untuk berdakwah kepada Firaun dengan cara yang lemah lembut....bukan begitu????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya&#8230;.ana setuju..nabi musa as aja diperintah Allah untuk berdakwah kepada Firaun dengan cara yang lemah lembut&#8230;.bukan begitu????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tedi santoso</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/#comment-337</link>
		<dc:creator>tedi santoso</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 21:46:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=172#comment-337</guid>
		<description>Untuk saudaraku semuanya, saya disini hanya akan menambahkan sedikit pemikiran saya, terus terang saya masih sangat miskin ilmu agama, tetapi setelah saya berfikir memang benar apa yang dikatakan abu salafy dalam hal ini karena sangat banyak pemahaman dan perpecahan umat muhammad menjadi 73 golongan maka paling aman / yang tidak mungkin salah adalah ketika kita mengikuti Muhammad secara benar, karena muhammad tidak mungkin salah maka satu-satunya jalan yang selamat adalah ketika kita mengikuti beliau, sedangkan jika kita mengikuti ajaran orang lain, meskipun itu mengaku ustads atau kyai bisa saja mereka tergelincir, untuk itu bagi saya yang paling aman adalah mengikuti sunnah muhammad dan meninggalkan hal yg tidak beliau ajarkan, meskipun demikian kalau saya boleh memberi masukan ke abu salafy / saudara2 salaf mohon dalam dakwah jangan terlalu keras, sampaikanlah dakwah secara santun, justru ketika kita berdakwah dengan keras yang terlihat bukan kebenarannya, tetapi justru kerasnya kita, secara psikologis orang akan susah menerima kebenaran, hanya karena penyampaiannya kurang tepat, ingat waktu muhammad berdakwah beliau sudah sangat terkenal dengan akhlak mulia, jujur, halus perangainya, bahkan beliau dakwah selalu dengan santun, ketika menemukan orang kafir atau munafik beliau tetap tegas, tetapi tegas tidak berarti harus keras, demikian semoga Alloh selalu memberi petunjuk bagi kita semua, dan kita termasuk golongan yang selamat diantara 73 golongan tersebut...amiennn 99X</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk saudaraku semuanya, saya disini hanya akan menambahkan sedikit pemikiran saya, terus terang saya masih sangat miskin ilmu agama, tetapi setelah saya berfikir memang benar apa yang dikatakan abu salafy dalam hal ini karena sangat banyak pemahaman dan perpecahan umat muhammad menjadi 73 golongan maka paling aman / yang tidak mungkin salah adalah ketika kita mengikuti Muhammad secara benar, karena muhammad tidak mungkin salah maka satu-satunya jalan yang selamat adalah ketika kita mengikuti beliau, sedangkan jika kita mengikuti ajaran orang lain, meskipun itu mengaku ustads atau kyai bisa saja mereka tergelincir, untuk itu bagi saya yang paling aman adalah mengikuti sunnah muhammad dan meninggalkan hal yg tidak beliau ajarkan, meskipun demikian kalau saya boleh memberi masukan ke abu salafy / saudara2 salaf mohon dalam dakwah jangan terlalu keras, sampaikanlah dakwah secara santun, justru ketika kita berdakwah dengan keras yang terlihat bukan kebenarannya, tetapi justru kerasnya kita, secara psikologis orang akan susah menerima kebenaran, hanya karena penyampaiannya kurang tepat, ingat waktu muhammad berdakwah beliau sudah sangat terkenal dengan akhlak mulia, jujur, halus perangainya, bahkan beliau dakwah selalu dengan santun, ketika menemukan orang kafir atau munafik beliau tetap tegas, tetapi tegas tidak berarti harus keras, demikian semoga Alloh selalu memberi petunjuk bagi kita semua, dan kita termasuk golongan yang selamat diantara 73 golongan tersebut&#8230;amiennn 99X</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jodie.tea@BSD</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/#comment-275</link>
		<dc:creator>jodie.tea@BSD</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 15:47:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=172#comment-275</guid>
		<description>Sabar semuanya Yah...
Kebenaran Datangnya Dari ALLAH dan Rosulnya, Keburukan datangnya Dari Manusia…. Waallualambissawwab…</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sabar semuanya Yah&#8230;<br />
Kebenaran Datangnya Dari ALLAH dan Rosulnya, Keburukan datangnya Dari Manusia…. Waallualambissawwab…</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jodie.tea@BSD</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/#comment-274</link>
		<dc:creator>jodie.tea@BSD</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 15:45:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=172#comment-274</guid>
		<description>Kebenaran Datangnya Dari ALLAH,  Keburukan datangnya Dari manusia.... Waallualambissawwab...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebenaran Datangnya Dari ALLAH,  Keburukan datangnya Dari manusia&#8230;. Waallualambissawwab&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu khaulah</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/#comment-161</link>
		<dc:creator>abu khaulah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 04:52:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=172#comment-161</guid>
		<description>Mari sama-sama belajar. Jangan membiarkan diri kita berlarut-larut dalam kebodohan. Pelajari Al-Qur'an dan As-Sunnah menurut pemahaman Salafus sholih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mari sama-sama belajar. Jangan membiarkan diri kita berlarut-larut dalam kebodohan. Pelajari Al-Qur&#8217;an dan As-Sunnah menurut pemahaman Salafus sholih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hammet</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/#comment-141</link>
		<dc:creator>hammet</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2009 03:37:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=172#comment-141</guid>
		<description>ada ada aja, baru tahu hukum segitu udah bisa menyesatkan orang lain, berapa hadis yang anda sudah hafal, hafalkah al-quran? seberapa dalam anda mengetahui tafsirnya? jangan pintar mengutip!!! tapi saya salut anda sudah bisa merendah, mudah2han kerendahan itu datangnya dari fitrah bukan dari hawa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada ada aja, baru tahu hukum segitu udah bisa menyesatkan orang lain, berapa hadis yang anda sudah hafal, hafalkah al-quran? seberapa dalam anda mengetahui tafsirnya? jangan pintar mengutip!!! tapi saya salut anda sudah bisa merendah, mudah2han kerendahan itu datangnya dari fitrah bukan dari hawa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yb</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/#comment-140</link>
		<dc:creator>yb</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 16:12:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=172#comment-140</guid>
		<description>Assalamu'alaikum

Maaf kami memahami salafy dan kami juga memahami buku-buku Abu Sankan. Salafy menitik beratkan pada kehati-hatian dalam memaknai semua ayat maupun hadist. sedangkan Abu Sankan memahami ayat dan hadist dengan pemahaman sesuai apa yang ia ketahui.
Memang banyak kutemui kejanggalan di dalam uraian abu sankan. 
Sedangkan Salafy sangat-sangat hati-hati dalam memahami ayat-ayat Alqur'an dan Al Hadist.
Nilai plus dari abu sankan hanyalah menekankan keseriusan dalam sholat.
Semoga dalam menjalankan methode salafy bisa serius, karena kadang-kadang kami sebagai manusia hanya asal melaksanakan syariat saja. 
Lakukanlah methode salafy dengan serius maka tidak ada lagi abu sankan-abu sankan yang lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>Maaf kami memahami salafy dan kami juga memahami buku-buku Abu Sankan. Salafy menitik beratkan pada kehati-hatian dalam memaknai semua ayat maupun hadist. sedangkan Abu Sankan memahami ayat dan hadist dengan pemahaman sesuai apa yang ia ketahui.<br />
Memang banyak kutemui kejanggalan di dalam uraian abu sankan.<br />
Sedangkan Salafy sangat-sangat hati-hati dalam memahami ayat-ayat Alqur&#8217;an dan Al Hadist.<br />
Nilai plus dari abu sankan hanyalah menekankan keseriusan dalam sholat.<br />
Semoga dalam menjalankan methode salafy bisa serius, karena kadang-kadang kami sebagai manusia hanya asal melaksanakan syariat saja.<br />
Lakukanlah methode salafy dengan serius maka tidak ada lagi abu sankan-abu sankan yang lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hendriadi</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/#comment-104</link>
		<dc:creator>Hendriadi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 04:45:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=172#comment-104</guid>
		<description>Wahai saudara Muslim, Memohon lah kita akan Rahmat Allah, karena hanya dengan rahmatNya kita bisa selamat. Saya yakin semua sependpat kan? do'akan lah saudara kita, bukan kah kita semua sama2 cucu Adam, jangan lah saling menjatuh kan, hendaknya saling nasehat-menasihati dalam kebenaran dengan bahasa yang halus dan indah agar tiada persengketaan diantara kita, jangan lah saling menyombongkan diri.
Astaghfirullah..... Amupuni Dosaku Ya Allah, Hanya dengan rahmatMu aku bisa selamat. Mohon maaf, saya orang yang bodoh, tiada mengeri sama sekali tentang Ilmu, semuanya milik Allah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wahai saudara Muslim, Memohon lah kita akan Rahmat Allah, karena hanya dengan rahmatNya kita bisa selamat. Saya yakin semua sependpat kan? do&#8217;akan lah saudara kita, bukan kah kita semua sama2 cucu Adam, jangan lah saling menjatuh kan, hendaknya saling nasehat-menasihati dalam kebenaran dengan bahasa yang halus dan indah agar tiada persengketaan diantara kita, jangan lah saling menyombongkan diri.<br />
Astaghfirullah&#8230;.. Amupuni Dosaku Ya Allah, Hanya dengan rahmatMu aku bisa selamat. Mohon maaf, saya orang yang bodoh, tiada mengeri sama sekali tentang Ilmu, semuanya milik Allah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Forum Informatika</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/#comment-97</link>
		<dc:creator>Forum Informatika</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 07:26:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=172#comment-97</guid>
		<description>Mengutip "Apa yg ana sombongkan akh? Harta? Ana fakir, bahkan rumahpun ndak punya. Ilmu dien? Sungguh ana sangat fakir dalam hal ilmu dien &lt;strong&gt;dihadapan-Nya&lt;/strong&gt; (edited), ana hanya thullabul ilm (penuntut ilmu)"

Bahaya... bahaya... bahaya... 70x

Antum gak sadar dengan kesalahan (kesombongan) antum ... ?

Bahkan merasa diri gak sombong! merasa diri sudah sholih!

Tobat. Minta hidayah sama Allah ta'ala.




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;abu salafy 01-&#62;&#62;

بسم الله الرحمن الرحيم&lt;/strong&gt;

Bayaha dalam hal apa ya akhi? Apakah dakwah tauhid itu berbahaya? Justru yg berbahaya Jamaah Tabligh yg lg khuruj, dari masjid satu ke masjid lainnya, dr kampung satu ke kampung lainnya, menyebarkan ke-bid'ah-annya, menyebarkan cerita-cerita khurafat. &lt;strong&gt;Allahul Musta'an.&lt;/strong&gt;

&lt;strong&gt;"Wahai Rab kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah, wahai Rab kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat, sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami, Wahai Rab kami, jangan Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya, beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami, Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap orang-orang kafir" &lt;/strong&gt;( QS Al-Baqarah : 286)

&lt;strong&gt;بَارَكَ اللهُ فِيْكَ&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mengutip &#8220;Apa yg ana sombongkan akh? Harta? Ana fakir, bahkan rumahpun ndak punya. Ilmu dien? Sungguh ana sangat fakir dalam hal ilmu dien <strong>dihadapan-Nya</strong> (edited), ana hanya thullabul ilm (penuntut ilmu)&#8221;</p>
<p>Bahaya&#8230; bahaya&#8230; bahaya&#8230; 70x</p>
<p>Antum gak sadar dengan kesalahan (kesombongan) antum &#8230; ?</p>
<p>Bahkan merasa diri gak sombong! merasa diri sudah sholih!</p>
<p>Tobat. Minta hidayah sama Allah ta&#8217;ala.</p>
<blockquote><p><strong>abu salafy 01-&gt;&gt;</p>
<p>بسم الله الرحمن الرحيم</strong></p>
<p>Bayaha dalam hal apa ya akhi? Apakah dakwah tauhid itu berbahaya? Justru yg berbahaya Jamaah Tabligh yg lg khuruj, dari masjid satu ke masjid lainnya, dr kampung satu ke kampung lainnya, menyebarkan ke-bid&#8217;ah-annya, menyebarkan cerita-cerita khurafat. <strong>Allahul Musta&#8217;an.</strong></p>
<p><strong>&#8220;Wahai Rab kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah, wahai Rab kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat, sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami, Wahai Rab kami, jangan Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya, beri maaflah kami, ampunilah kami dan rahmatilah kami, Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap orang-orang kafir&#8221; </strong>( QS Al-Baqarah : 286)</p>
<p><strong>بَارَكَ اللهُ فِيْكَ</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mohammad Ismail</title>
		<link>http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/02/09/penyimpangan-%e2%80%93-penyimpangan-abu-sangkan-3/#comment-91</link>
		<dc:creator>Mohammad Ismail</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 04:53:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/?p=172#comment-91</guid>
		<description>Assalamualikum

Bagaimana ustad seharusnya shalat khusu' itu menurut anda sendiri ?, sudakah anda menemui Tuhan mu ?, ah, maafkan tulisan ana ini kalau menyinggung anda.




&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;abu salafy 01-&#62;&#62;

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم&lt;/strong&gt;

Pertama adalah thaharah (bersuci) kemudian niat (niat itu tempatnya dalam hati, tanpa lafadz/mengucapkan ushali), 3. ikhlas yaitu tidak menyekutukan &lt;strong&gt;الله تعالى&lt;/strong&gt; dengan makhluk (misalnya antum  memiliki keris, dan antum percaya bahwa keris mempunyai kekuatan tertentu kemudian pada malam-malam tertentu antum melakukan ritual dengan memandikan keris milik antum itu dengan kembang 7 rupa, misalnya, maka ini adalah syirik, berarti antum tidak ikhlas dalam peribadatan kepada &lt;strong&gt;الله تعالى&lt;/strong&gt;) ini akan mengantar antum memasuki kekufuran.
Kalau antum sendiri bagaimana cara menemui Tuhan antum? Apa antum beranggapan Tuhan ada dimana-mana (berpemahaman Hulul)?
&lt;strong&gt;Allahul musta'an&lt;/strong&gt;

Kalau ana cukuplah ini sebagai pedoman ana (hadits Jibril):

Islam
“Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Illah (yang berhak disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu “

Iman
“Iman adalah engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “

&lt;strong&gt;Ihsan
"Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, jika engkau tidak melihat-Nya, maka Dia melihat engkau"

والله أعـلــم&lt;/strong&gt;&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualikum</p>
<p>Bagaimana ustad seharusnya shalat khusu&#8217; itu menurut anda sendiri ?, sudakah anda menemui Tuhan mu ?, ah, maafkan tulisan ana ini kalau menyinggung anda.</p>
<blockquote><p><strong>abu salafy 01-&gt;&gt;</p>
<p>وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته</p>
<p>بسم الله الرحمن الرحيم</strong></p>
<p>Pertama adalah thaharah (bersuci) kemudian niat (niat itu tempatnya dalam hati, tanpa lafadz/mengucapkan ushali), 3. ikhlas yaitu tidak menyekutukan <strong>الله تعالى</strong> dengan makhluk (misalnya antum  memiliki keris, dan antum percaya bahwa keris mempunyai kekuatan tertentu kemudian pada malam-malam tertentu antum melakukan ritual dengan memandikan keris milik antum itu dengan kembang 7 rupa, misalnya, maka ini adalah syirik, berarti antum tidak ikhlas dalam peribadatan kepada <strong>الله تعالى</strong>) ini akan mengantar antum memasuki kekufuran.<br />
Kalau antum sendiri bagaimana cara menemui Tuhan antum? Apa antum beranggapan Tuhan ada dimana-mana (berpemahaman Hulul)?<br />
<strong>Allahul musta&#8217;an</strong></p>
<p>Kalau ana cukuplah ini sebagai pedoman ana (hadits Jibril):</p>
<p>Islam<br />
“Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Illah (yang berhak disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu “</p>
<p>Iman<br />
“Iman adalah engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “</p>
<p><strong>Ihsan<br />
&#8220;Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, jika engkau tidak melihat-Nya, maka Dia melihat engkau&#8221;</p>
<p>والله أعـلــم</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
